Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah ke level Rp17.181 per dolar AS pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Hal ini setelah sempat melemah hingga 45 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.142 per dolar AS.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan adanya fluktuasi tajam pada pasar keuangan global dalam satu pekan ke depan. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berlanjut, sementara pergerakan harga komoditas akan sangat bergantung pada eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026), turun 78 poin atau sekitar 0,46 persen ke level Rp17.090 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (31/3/2026), turun 39 poin atau sekitar 0,23 persen ke level Rp17.041 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (30/3/2026), turun 22 poin atau sekitar 0,13 persen ke level Rp17.002 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini Senin (30/3/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 75 poin atau sekitar 0,45 persen ke level Rp16.979 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2026).
Nilai tukar Rupiah terus melemah dan sempat menembus level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat melemah 39 poin atau sekitar 0,23 persen ke level Rp16.997 per dolar AS pada Senin 16 Maret 2026.