Kumpulan Berita
BI melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia naik menjadi USD431,7 miliar atau setara Rp7.295 triliun (kurs Rp16.900 per USD) pada kuartal IV-2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim posisi utang negara mencapai Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 masih tergolong dalam batas wajar dan aman.
Sepanjang sejarahnya, kata Prabowo, Indonesia tidak pernah mengalami gagal bayar kewajiban utang.
Pemerintah telah menarik pembiayaan utang senilai Rp736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini setara 94,9 persen dari target APBN 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah yang mencapai Rp9.138,05 triliun per Juni 2025 masih dalam batas aman.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi khusus untuk masalah utang yang mencapai sekitar Rp9.138,05 triliun.
Pemerintah menarik utang baru Rp501,5 triliun hingga akhir September 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin utang pemerintah Rp9.138,05 triliun per Juni 2025 masih aman karena rasionya di bawah 39% PDB. Ia meminta publik tidak menjadikannya sentimen negatif, sambil berkomitmen meningkatkan kualitas belanja agar utang digunakan secara maksimal.