Kumpulan Berita
Utang luar negeri (ULN) Indonesia naik lagi menjadi USD437,9 miliar atau setara Rp7.499 triliun (kurs Rp17.125 per USD) pada Februari 2026.
Angka ini setara 22,3 persen dari total target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar Rp832,2 triliun.
BI melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia naik menjadi USD431,7 miliar atau setara Rp7.295 triliun (kurs Rp16.900 per USD) pada kuartal IV-2025.
Sepanjang sejarahnya, kata Prabowo, Indonesia tidak pernah mengalami gagal bayar kewajiban utang.
Posisi utang pemerintah mencapai Rp9.645 triliun, dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 40,52 persen.
Pemerintah telah menarik pembiayaan utang senilai Rp736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini setara 94,9 persen dari target APBN 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi khusus untuk masalah utang yang mencapai sekitar Rp9.138,05 triliun.
Bank Indonesia (BI) melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD431,9 miliar atau setara Rp7.126,3 triliun