Kumpulan Berita

PHK Massal


Hot Issue
26 May 2026

KSPI Ungkap Penyebab 350 Pekerja Kena PHK PT Xacti Indonesia di Depok

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melaporkan setidaknya ada 350 orang karyawan PT Xactie Indonesia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan tersebut juga dinyatakan tutup akibat tidak mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi dan lesunya pasar global.

Hot Issue
26 May 2026

9.000 Pekerja di 10 Perusahaan Terancam PHK Massal

Sebanyak 9.000 pekerja di 10 perusahaan terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dalam tiga bulan ke depan.

Hot Issue
25 May 2026

Badai PHK Massal, Buruh Ingin Temui Dasco

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mulai terjadi di berbagai sektor industri manufaktur di Indonesia.

Hot Issue
24 May 2026

Gelombang PHK Massal, KSPI Ungkap Imbas Inflasi Harga Minyak dan Rupiah Melemah 

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) menekankan dua persoalan besar yang saat ini mengancam masa depan pekerja Indonesia, yaitu meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan diberlakukannya Permenaker No. 7 Tahun 2026 yang semakin memperluas praktik outsourcing.

Hot Issue
23 May 2026

Badai PHK Massal Ancam 9.000 Pekerja di 10 Perusahaan dalam 3 Bulan

Dalam tiga bulan ke depan akan terjadi PHK terhadap sekitar 9.000 pekerja di sedikitnya 10 perusahaan.

Hot Issue
10 May 2026

Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Massal, Ternyata Ini Biang Keroknya

PT Krakatau Osaka Steel (KOS) resmi tutup dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menerima data PHK massal mendekati 200 orang.

Hot Issue
8 May 2026

PPPK Bisa Tenang, Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal

Pemerintah memastikan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hot Issue
8 May 2026

Biang Kerok Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Massal

PT Krakatau Osaka Steel (KOS) tutup dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. KSPI menerima data PHK massal mendekati 200 orang.