Kumpulan Berita
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mencapai 43.000 orang hingga Juni 2026.
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menegaskan bakal turun langsung menindaklanjuti informasi mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tokopedia dan TikTok.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal kembali terjadi di Tokopedia. Dari kabar yang beredar, PHK hingga 90 persen dari total karyawannya di awal Juli 2026.
Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menekan bertambahnya angka PHK sekaligus memberikan perlindungan bagi pekerja yang terdampak.
Harga gas industri dinilai bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi melemahnya daya saing industri nasional maupun memicu pemutusan hubungan kerja (PHK). Berbagai faktor lain, mulai dari melemahnya daya beli masyarakat, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga tingginya biaya bahan baku, disebut memiliki kontribusi besar terhadap tekanan yang dihadapi sektor industri.
Pemerintah siap mengumumkan penurunan harga gas industri pada Senin besok (29/6/2026).
Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi sektor industri nasional di tengah tekanan biaya produksi, pelemahan ekonomi global, dan meningkatnya ketidakpastian usaha. Kondisi tersebut dinilai berisiko menekan daya beli masyarakat, mempercepat penyusutan kelas menengah, serta menghambat perputaran ekonomi rakyat.
Pertemuan tersebut digelar untuk mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan.