Kumpulan Berita
Nama Yulius Aho tumbuh bersama perjalanan panjang kerja keras, pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. Di dunia usaha, dia dikenal sebagai pengusaha yang membangun karier dari bawah. Di tengah masyarakat, dia hadir sebagai sosok yang peduli dan aktif membantu sesama membantu tanpa banyak bicara. Sementara di lingkungan adat, olahraga dan politik, dia dipercaya memimpin berbagai organisasi untuk ikut mendorong kemajuan Kalimantan Barat (Kalbar).
Perubahan aturan kepemiluan kembali menjadi perhatian karena menyangkut seberapa jauh suara rakyat dapat terwakili di parlemen. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkyansyah menilai revisi Undang-Undang Pemilu harus dipercepat agar tidak kembali tertunda seperti pada 2021.
Ferry menegaskan bahwa revisi UU Pemilu tidak boleh kembali diabaikan.
Menurutnya, langkah penegakan hukum yang dilakukan penyidik harus dihormati karena merupakan bagian dari proses yang didasarkan pada alat bukti sesuai ketentuan perundang-undangan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Seiring pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto, Partai Perindo menilai momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola, keamanan pangan, dan pemerataan layanan guna menjawab berbagai tantangan pelaksanaan program di lapangan.
Jalan politik setiap orang lahir dari pengalaman yang berbeda. Bagi Ahmad Zazuli, perjalanan itu tidak bermula dari ruang kekuasaan, melainkan dari kehidupan pesantren, organisasi keagamaan hingga dinamika gerakan mahasiswa yang membentuk cara pandangnya tentang masyarakat kecil.
Warga RW 07, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat mengapresiasi rangkaian kegiatan Perayaan Iduladha 1447 Hijriah, yang digelar Partai Perindo bersama masyarakat, Kamis (28/5/2026).
Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo mengatakan, partainya tengah menyiapkan program baru terkait pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut akan menyasar warung-warung rakyat agar masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.