Kumpulan Berita
Partai Perindo menggelar kegiatan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga momentum berbagi dengan masyarakat untuk mendorong ekonomi kerakyatan serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman.
Partai Perindo menggelar perayaan Iduladha 1447 Hijriah bersama warga di RT 05/RW 07, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Partai Perindo.
Partai Perindo menilai keterwakilan perempuan dalam politik tidak sekadar memenuhi ketentuan kuota, tetapi menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi dan menghadirkan kebijakan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mendesak penghapusan parliamentary threshold dalam agenda revisi Undang-Undang Pemilu. Sikap itu disampaikan dalam konferensi pers GKSR di Sekretariat Bersama GKSR, Menteng, Jakarta Pusat, Senin(25/5/2026). GKSR meminta revisi menyeluruh terhadap UU Pemilu, UU Pilkada, UU Partai Politik, dan UU MD3, serta mendorong pelibatan partai non-parlemen dalam proses pembahasannya.
Menurut dia, implementasi perlindungan anak membutuhkan dukungan lintas sektor agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan anak dan keluarga di lingkungan masyarakat.
Di tengah terbatasnya ruang pengembangan anak muda di daerah, lapangan olahraga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, mulai memainkan peran lebih besar dari sekadar arena pertandingan.
Partai Perindo memperkuat pendekatan politik berbasis santri melalui pelantikan Ketua dan Pengurus DPW Partai Perindo Jawa Timur, Minggu 17 Mei 2026. Ahmad Zazuli atau Cak Jaz resmi dilantik sebagai Ketua DPW dalam agenda yang dihadiri tokoh agama nasional dan pimpinan partai.
Dalam sistem pemilu Indonesia, tingginya parliamentary threshold dinilai dapat memperbesar disproporsionalitas representasi politik.