Kumpulan Berita

Aktivis Kontras


Nasional
31 March 2026

Komnas HAM Dorong Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Bareskrim Polri perlu mengambil alih kasus tersebut agar terungkap secara terang-benderang.

Nasional
31 March 2026

Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Komnas HAM Kaji Peradilan Umum dan TGPF

Komnas HAM mengkaji sejumlah skenario penanganan hukum terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Megapolitan
31 March 2026

Penyiram Andrie Yunus yang Diungkap Polisi-TNI Beda Inisial, Komnas HAM: Orang yang Sama

Komnas HAM menjelaskan, perbedaan inisial itu bukan perbedaan signifikan.

Nasional
26 March 2026

Komnas HAM Ungkap Pemulihan Aktivis KontraS Bisa Sampai 2 Tahun

Komnas HAM menyebutkan, pemulihan luka bakar aktivis KontraS, Andrie Yunus, memakan waktu selama 6 bulan hingga 2 tahun usai disiram air keras.

Nasional
26 March 2026

Komnas HAM Temui Tim Dokter RSCM Cek Kondisi Aktivis KontraS Andrie Yunus

Komnas HAM mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, pada Kamis (26/3/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk bertemu pimpinan dan tim dokter yang menangani aktivis KontraS, Andrie Yunus, pasca insiden penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Nasional
25 March 2026

Usman Hamid: Penyerahan Jabatan Kabais Harus Diikuti Proses Hukum

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai langkah Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang melepaskan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), harus ditindaklanjuti dengan pertanggungjawaban hukum.

Nasional
25 March 2026

Profil Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo, Serahkan Jabatan Imbas Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

Nama Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo menjadi sorotan setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI), melakukan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) yang sebelumnya ia pimpin.

Nasional
25 March 2026

Kabais TNI Diserahterimakan Imbas Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) yang sebelumnya dijabat Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo. Langkah ini dilakukan di tengah sorotan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.