Kumpulan Berita
China telah menandatangani Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Komprehensif atau CTBT, tetapi belum meratifikasinya.
Laporan itu menyebutkan bahwa China telah mengembangkan kemampuan untuk menetralisir aset penting AS jika Washington terlibat dalam perang di Taiwan.
Pertemuan ini sempat diragukan terjadi karena ketegangan antara AS dan China.
UU yang akan berlaku mulai 1 Januari 2026 ini diperkirakan akan memicu perdebatan di dalam dan luar negeri.
Kebijakan tersebut merupakan perluasan dari kebijakan tahun lalu yang melarang hubungan antara staf kedutaan dengan penjaga dari China.
Otorita China akan meluncurkan penyelidikan terhadap Google, Apple, dan sejumlah perusahaan AS lainnya.
Konsulat China menyampaikan ketidakpuasan diplomatik terhadap AS terkait kejadian ini.
Langkah ini berpotensi meningkatkan ketegangan antara China dan Amerika Serikat.