Kumpulan Berita
Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan lokasi sipil dan mengakibatkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.
Serangan dari dua negara ini tidak akan berhenti hingga Iran menghentikan proyek senjata nuklirnya dan patuh pada kemauan Washington. Iran membalas. Semua basis militer AS di Timur Tengah dibom, termasuk membom Tel Aviv.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah.
Penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ke Timur Tengah terdapat pembatalan dan penundaan.
Trump menulis dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Khamenei yang berusia 86 tahun tewas dalam serangan gabungan AS-Israel
Perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, menyatakan telah mengevakuasi 94 orang dari Iran. Namun, personel mereka tetap bertahan di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, menyatakan serangan terhadap sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di Provinsi Hormozgan, Iran selatan tidak akan dibiarkan tanpa balasan.