Kumpulan Berita
Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam ketujuh berturut-turut sejak Presiden Donald Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata sementara telah berakhir.
Iran mengatakan bahwa sebuah pusat perawatan kanker anak dievakuasi akibat serangan AS.
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengatakan akan membalaskan dendam atas kematian ayahnya dan pendahulunya, Ali Khamenei.
Pemerintah AS telah menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat ICC.
Komando Pusat Amerika Serikat (AS) menantang klaim Garda Revolusi Iran bahwa tidak ada kapal asing yang dapat melewati Selat Hormuz tanpa diidentifikasi, dilacak, dan dipantau oleh pasukan Iran.
Serangan udara Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran kembali memakan korban jiwa. Media lokal melaporkan seorang anggota militer Iran tewas dalam serangan yang menyasar Pelabuhan Jask.
Trump menyampaikan pidato yang berfokus pada sejarah Amerika dan kebanggaan nasional.
Iran dan AS telah bertukar serangan menyusul dihantamnya kapal tanker berbendera Singapura pada Kamis, 25 Juni.