Kumpulan Berita
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyoroti turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan anomali karena terjadi di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun. Di saat yang sama, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen serta menambah volume pupuk untuk petani nasional, menandai penguatan sektor pupuk dari hulu hingga hilir.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menginstruksikan penguatan infrastruktur pengairan nasional untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Langkah ini dilakukan guna menjaga produksi pangan nasional tetap aman di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri mengusut tuntas aktor intelektual di balik kasus penyelundupan 23,1 ton komoditas pangan di Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menegaskan, penanganan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan.
Kinerja sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren yang semakin kuat dan menyeluruh. Tidak hanya ditandai dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor, berbagai indikator strategis lainnya juga mengonfirmasi bahwa transformasi pertanian nasional berjalan efektif dan berdampak nyata.
Menteri Pertanian (Mentan) yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa saat ini Indonesia telah berhasil mencapai swasembada plus.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana saat meninjau langsung lokasi di Desa Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026). Meski anggaran rehabilitasi telah tersedia sejak awal tahun, proses pemulihan di lapangan dinilai belum berjalan optimal.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini diproyeksikan segera mencapai angka 5 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.