Kumpulan Berita
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan ketahanan pangan nasional dalam kondisi aman, termasuk di Provinsi Aceh yang hingga saat ini masih dalam proses pemulihan pasca bencana banjir bandang.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengusulkan tambahan anggaran untuk pemulihan sektor pertanian di sejumlah titik di wilayah Sumatera pasca bencana banjir bandang. Di hadapan Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/1/2026), Mentan Amran meminta tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dirinya sempat menderita vertigo dan asam lambung akibat tekanan kerja yang tinggi demi mengejar target swasembada pangan. Hal itu disampaikan Amran saat pengumuman capaian swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan penyerapan beras sebesar 2 hingga 2,5 juta ton pada panen raya 2026 sebagai bagian dari penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus upaya menjaga harga gabah tetap menguntungkan petani.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam menertibkan harga minyak goreng yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi hak konsumen dan masyarakat kecil.
Pemerintah telah mengirimkan 207 truk bantuan logistik mencapai Rp34,8 miliar ke lokasi terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pangan seperti telur, minyak goreng, gula, susu, mi instan, hingga beras.
Masuknya beras impor ilegal sebanyak 250 ton yang berasal dari Thailand ke wilayah Indonesia melalui Sabang, Provinsi Aceh.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap pihak-pihak yang mempermainkan harga pangan, termasuk telur.