Kumpulan Berita
Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terkini terkait aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Polda Metro Jaya bentuk tim gabungan untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Menurutnya, dengan beredarnya video dan foto dari wajah terduga pelaku, mereka panik dan berusaha mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar hasil rekayasa AI.
Mafirion menilai penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan pelanggaran serius hak asasi manusia.
Informasi yang salah dapat menyebabkan fakta penyelidikan menjadi kabur.
LPSK menilai pengungkapan pelaku secara cepat dan tuntas penting untuk memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus memastikan tidak terulangnya tindakan kekerasan serupa/
Pihak kepolisian kata dia, berkomitmen untuk mengungkap para pelaku yang melakukan penyiraman air keras tersebut ke Andrie Yunus.
Foto yang beredar itu mirip rekaman CCTV yang beredar dengan menampilkan 2 orang tengah mengendarai sepeda motor matic warna putih.