Kumpulan Berita
Prabowo Subianto mengungkap strateginya menghemat anggaran Rp327 triliun kepada negara-negara lain.
Diam-diam DPR menyetujui penambahan anggaran untuk IKN di tengah pengiritan.
Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa penghematan anggaran Kementerian/Lembaga yang tengah ia gencarkan adalah untuk kepentingan rakyat luas.
Pemerintah melakukan pemangkasan anggaran besar-besaran pada sejumlah kementerian dan lembaga negara. Hal ini disebut berdampak pada sejumlah indikator ekonomi termasuk pasar modal.
Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEB UI) menilai menilai efisiensi anggaran bukan hasil perencanaan fiskal jangka panjang yang matang.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap sumber anggaran Danantara bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah melakukan efisiensi anggaran untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan negara.
Perintah berhemat itu dituangkan lewat Inpres RI Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025