Kumpulan Berita
Pemerintah semakin ketat dalam mengelola anggaran negara
Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan surat yang memerintahkan kementerian/lembaga untuk melakukan efisiensi anggaran terhadap 16 pos belanja.
Presiden Prabowo Subianto harus mengatasi tantangan berat dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui pemangkasan anggaran lewat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sri Mulyani Indrawati menjamin pengelolaan utang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilakukan secara hati-hati dan terukur.
Prabowo Subianto resmi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pemerintah tarik utang lebih awal untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan tahun 2025. Kementerian Keuangan melakukan prefunding atau penerbitan surat utang sebelum tahun anggaran berjalan sebesar Rp85,9 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan realisasi penyaluran subsidi untuk masyarakat, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) hingga listrik, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 mencapai Rp434,3 triliun.