Kumpulan Berita
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan terdapat tiga lokasi penting terkait tewasnya diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan (ADP).
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Chairul Anam memastikan bahwa gerak-gerik penjaga kos yang terekam dalam CCTV, berulang kali mondar-mandir di depan kamar Arya Daru Pangayunan, merupakan bagian dari permintaan sang istri.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam telah menerima informasi penting soal aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan tewas mengenaskan.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, dibutuhkan waktu 2 minggu untuk mendapatkan hasilnya.
Siswanto sempat terekam melewati kamar ADP pukul 00.27 WIB dan 05.20 WIB, dalam dua rekaman itu Siswanto sempat melihat kamar ADP.
Setelah dari arah luar, pria tersebut kembali berjalan ke arah dalam dan kembali melihat ke arah kamar korban.
Meskipun demikian, Judha meminta publik untuk tidak menghubungkan perjalanan karier Arya di Kemlu dengan kematiannya.
Pihak kepolisian terus menyelidiki penyebab kematian ADP (39), seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban