Kumpulan Berita
Menteri ESDM Bahlil memastikan Shell, BP, Vivo tidak impor BBM hingga 2025. Mereka harus beli dari Pertamina yang punya stok cukup. Ini hasil kesepakatan agar SPBU swasta tetap bisa jual BBM.
Menteri ESDM capai 4 kesepakatan dengan SPBU swasta (BP-AKR, Shell, VIVO, Exxon) untuk atasi kelangkaan BBM. Penambahan pasokan lewat Pertamina, skema joint surveyor, transparansi harga, dan implementasi cepat jadi kunci.
SPBU swasta sepakat membeli base fuel (bahan bakar murni) dari Pertamina melalui skema impor baru. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan akan tiba dalam 7 hari, tanpa mengganggu stok BBM Pertamina. Surveyor akan dilibatkan untuk menjaga kualitas.
Bahlil Lahadalia meminta SPBU Shell untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan imbas kekurangan stok BBM di sejumlah SPBU sejak akhir Agustus 2025.
Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih kompetitif dengan SPBU swasta seperti Shell, Vivo dan BP.
Bahlil Lahadalia mendorong badan usaha SPBU swasta seperti Shell, Vivo dan BP untuk membangun kilang minyak sendiri di Indonesia.
Bahlil Lahadalia mengatakan, operator SPBU swasta seperti Shell, Vivo dan BP telah setuju membeli BBM atau mengimpor BBM lewat PT Pertamina (Persero).
Bahlil Lahadalia memastikan operator SPBU swasta seperti Shell, Vivo dan BP setuju membeli BBM dari Pertamina.