Kumpulan Berita
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik pembiayaan rumah rendah emisi hingga 20.000 unit pada tahun 2026. Perseroan juga meningkatkan porsi pembiayaan berkelanjutan sebagai wujud komitmen perseroan dalam menerapkan praktik perbankan yang ramah lingkungan (green banking) demi mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan dan mengurangi emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.
Strategi pertumbuhan agresif ini didorong oleh penguatan struktur modal serta serangkaian rencana aksi korporasi besar guna memperluas jangkauan bisnis perseroan.
Analis memproyeksikan kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan kian moncer usai melalui kuartal III/2025 dengan mencatatkan lonjakan net interest income. Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam meningkatkan yield aset sekaligus mengendalikan biaya dana secara efektif.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) tengah berupaya mengajukan permohonan tambahan dana dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Hal ini menyusul habisnya alokasi dana sebesar Rp25 triliun yang sebelumnya diperuntukkan bagi dukungan sektor perumahan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil membukukan kinerja gemilang sepanjang periode Januari-September 2025, baik dari sisi pencapaian laba bersih, penyaluran kredit, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), maupun peningkatan aset.
Unit Usaha Syariah milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) mencatatkan kenaikan pembiayaan jelang spin-off dari BTN.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyoroti lambatnya serapan dana Rp25 triliun di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), bahkan mengancam akan mengalihkan sisa dana tersebut ke bank lain jika penyerapan tidak dipercepat.