Kumpulan Berita
Pertamina menjaga pasokan energi nasional, terutama momen Ramadhan dan Idulfitri 2026 dengan berbagai langkah penguatan (build-up) pasokan energi seperti BBM dan LPG.
Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan (storage) baru guna memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Langkah ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi Indonesia.
Cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia masih cukup untuk 20 hari ke depan. Cadangan BBM ini dibahas di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meski harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meski harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto menyoroti potensi lonjakan harga BBM akibat eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Menurutnya, dampak terhadap sektor energi akan sangat bergantung pada durasi konflik tersebut.
Perbandingan harga BBM Pertamina, Shell, BP dan Vivo per 1 Maret 2026. Seluruh BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP dan Vivo kompak naik.