Kumpulan Berita
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti kebijakan pemerintah yang tak buru-buru menaikkan harga BBM di tengah isu keterbatasan BBM akibat konflik di Timur Tengah. Belum adanya penyesuaian harga BBM bersubsidi dinilai sebagai langkah terukur untuk menghindari risiko tekanan ekonomi bagi dunia usaha dan masyarakat.
Potensi penghematan sekitar 13 juta barel minyak per tahun dari konversi 1 juta kendaraan
Perbaikan sistem transportasi umum oleh Kementerian Perhubungan akan menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi,
PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan nonsubsidi pada April 2026. Pertalite Rp10.000 per liter
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mulai menerapkan langkah efisiensi anggaran, sebagai respons atas gejolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) global, yang berpotensi membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PT Pertamina (Persero) akan menyerap selisih antara harga keekonomian dan harga jual eceran BBM nonsubsidi yang saat ini diputuskan tidak naik oleh pemerintah. Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga minyak dunia yang menyebabkan jarak cukup lebar antara harga pasar dan harga jual di SPBU.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap kokoh meski pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah memastikan telah mengalkulasi seluruh risiko fiskal, termasuk potensi tambahan beban kompensasi energi.
Harga Bahan Bakar Gas (BBG) stabil. Saat ini harga BBG dipatok di seluruh SPBG dengan harga Rp4.500 per Liter Setara Pertalite (LSP)