Kumpulan Berita
Harga BBM dan LPG subsidi dipastikan tidak akan naik meski harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan Pertamax Green, telah mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu.
Penyesuaian harga berlaku pada beberapa produk BBM yang dijual oleh Pertamina, Shell, Vivo Energy, dan BP.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter berpotensi menambah tekanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pengusaha warung tegal (warteg).
PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia.
Harga BBM Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mengancam daya beli kelas menengah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan penyesuaian harga Pertamax. Ia menjelaskan, Pertamax merupakan bahan bakar minyak atau BBM non-subsidi sehingga harganya harus mengikuti harga minyak dunia.
Program pembagian 500 kupon BBM Pertamax gratis yang digelar DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat sambutan positif dari para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Kendari.
DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar program Jumat Berkah dengan membagikan 500 kupon BBM Pertamax kepada driver ojek online (ojol) dan masyarakat di Kota Kendari, Jumat (12/6/2026).