Kumpulan Berita
Terjadi shifting atau peralihan penggunaan konsumsi BBM di masyarakat. Tidak lagi bergantung pada BBM subsidi, namun mulai banyak yang menggunakan bahan bakar RON 90 ke atas. Hal ini menyikapi fenomena kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Swasta di tanah air. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman.
Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali berhasil dilakukan meski kondisi infrastruktur belum sepenuhnya pulih. PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi tetap berjalan dengan menembus jalur darat yang terdampak banjir dan longsor.
Pengembangan bahan bakar nabati berbasis jerami, Bobibos telah memasuki tahap produksi di Timor Leste.
Ada dua mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina berhasil menembus wilayah terisolir pascabencana banjir dan longsor di Takengon, Aceh. Pada Rabu, 24 Desember, BBM jenis Biosolar tiba di SPBU 14.245.499 Takengon serta SPBU 13.245.409 Bener Meriah, setelah melalui 7 jam perjalanan dari Integrated Terminal Pertamina Lhokseumawe.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan ke SPBU dan fasilitas layanan di Rest Area KM 57.
Rieke mendorong Pertamina Patra Niaga untuk memastikan penyaluran BBM bagi kebutuhan genset darurat di Aceh berjalan lancar dan tidak terhambat.
BBM ini merupakan bahan bakar minyak (BBM) high performance untuk mendukung kebutuhan sektor industri.
Peningkatan mobilitas masyarakat serta aktivitas wisata diperkirakan menjadi pendorong kenaikan konsumsi