Kumpulan Berita
Penegasan ini menyusul lonjakan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan harga BBM subsidi seperti Pertalite tidak akan naik meski saat ini harga minyak dunia sudah tembus USD100 per barel. Harga minyak melebihi asumsi makro di APBN yang dipatok USD70 per barel.
Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 20 persen dan sentuh level USD111 per barel pada perdagangan Senin. BBM pertalite jadi berapa?
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi menyatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia saat ini mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu kuatir atau panik karena Pertamina siap menjaga pasokan.
Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying bahan bakar minyak (BBM) akibat isu potensi gangguan pasokan energi akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Cadangan BBM nasional sekitar 20 hari bukan berarti bahwa setelah itu BBM akan habis. Sebab, Pertamina terus melakukan stabilisasi stok BBM.
Pemerintah meminta masyarakat tidak panik atau khawatir karena cadangan pangan dan bahan bakar dipastikan mencukupi
Meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi