Kumpulan Berita
Tidak munculnya keluhan berarti dari masyarakat selama libur Natal juga mencerminkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pertamina.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada 2026. Ditahun tersebut, Pemerintah resmi menghentikan impor solar.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa akses distribusi energi ke wilayah Sumatra yang terdampak bencana, khususnya di Provinsi Aceh mulai berangsur pulih.
Terjadi shifting atau peralihan penggunaan konsumsi BBM di masyarakat. Tidak lagi bergantung pada BBM subsidi, namun mulai banyak yang menggunakan bahan bakar RON 90 ke atas. Hal ini menyikapi fenomena kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Swasta di tanah air. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman.
Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali berhasil dilakukan meski kondisi infrastruktur belum sepenuhnya pulih. PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi tetap berjalan dengan menembus jalur darat yang terdampak banjir dan longsor.
Pengembangan bahan bakar nabati berbasis jerami, Bobibos telah memasuki tahap produksi di Timor Leste.
Ada dua mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina berhasil menembus wilayah terisolir pascabencana banjir dan longsor di Takengon, Aceh. Pada Rabu, 24 Desember, BBM jenis Biosolar tiba di SPBU 14.245.499 Takengon serta SPBU 13.245.409 Bener Meriah, setelah melalui 7 jam perjalanan dari Integrated Terminal Pertamina Lhokseumawe.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan ke SPBU dan fasilitas layanan di Rest Area KM 57.