Kumpulan Berita
PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) mengupayakan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) berada dalam kondisi aman dan terjaga.
Di tengah cuaca ekstrem yang menghantam perairan Sumatera, armada kapal energi tetap bergerak untuk menjaga pasokan BBM dan menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah yang terisolasi.
PT Pertamina Patra Niaga resmi mengirim memasok BBM ke jaringan SPBU BP-AKR, Vivo, hingga Shell. Total BBM yang dikirim Pertamina kepada SPBU Swasta sebesar 430 ribu barel untuk memenuhi stok hingga akhir tahun.
Pertamina Patra Niaga bersama TNI dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mempercepat pemulihan layanan energi di Aceh, menyusul terputusnya jalur distribusi yang membuat sejumlah wilayah terisolasi. Dengan pengerahan tambahan armada mobil tangki hingga penggunaan modular Pertashop, perusahaan menargetkan aliran BBM dan LPG ke masyarakat serta layanan publik tetap terjaga di tengah tantangan infrastruktur yang rusak.
Langkah Pertamina dalam menangani gangguan suplai energi di wilayah bencana sebagai bentuk totalitas perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) dalam masa tanggap darurat bencana dipastikan aman.
Pascabanjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh, Polda Aceh memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Banda Aceh.