Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79 persen ke level 6.971 pada sesi penutupan perdagangan pertama, Senin (6/4/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,36 persen ke level 7.001 pada hari ini, Senin (6/4/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diprediksi masih akan bergerak dalam zona merah seiring dengan adanya penyesuaian komposisi kepemilikan saham yang tinggi sesuai metodologi MSCI. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dengan rentang Support 6.700 dan Resistance 7.250.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar modal domestik masih menunjukkan daya tahan yang kuat meski dalam beberapa waktu terakhir bergerak sangat dinamis dengan volatilitas yang tinggi akibat tekanan geopolitik dan ketidakpastian global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi 2,19 persen atau 157,66 poin ke level 7.026 pada penutupan perdagangan, Kamis (2/4/2026). Pelemahan ini terjadi seiring aksi jual yang diakumulasikan investor sepanjang perdagangan.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75?ri total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga Rp150 hingga Rp170 per saham.
Kebijakan ini bertujuan mendorong transparansi dan likuiditas pasar yang lebih sehat.
IHSG menutup perdagangan akhir pekan di zona merah setelah melemah 0,94 persen ke level 7.097 pada Jumat (27/3/2026). Pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual yang cukup dominan di pasar saham domestik.