Kumpulan Berita
Pasar modal Indonesia diprediksi masih akan menghadapi tekanan pada pekan perdagangan yang singkat ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan melemah, melanjutkan tren koreksi tajam sebesar 6,61 persen yang terjadi pada pekan sebelumnya.
Ajang ini menjadi wadah olahraga sekaligus mempererat komunikasi antarperusahaan.
Langkah ini memungkinkan investor untuk bertransaksi lebih dari 950 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk emiten seperti BBCA, BBRI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17,77 poin atau 0,24 persen ke level 7.541pada sesi terakhir perdagangan Rabu (22/4/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.559 pada sesi terakhir perdagangan hari ini Selasa (21/4/2026).
BEI memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman pengelola indeks global, MSCI yang memutuskan untuk tetap meninjau efektivitas reformasi transparansi pasar saham Indonesia.
Sempat dibuka menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 39,89 poin atau 0,52 persen ke level 7.594 pada sesi terakhir perdagangan Senin (20/4/2026).
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mulai mengimplementasikan sistem Liquidity Provider (penyedia likuiditas) saham pada hari ini.