Kumpulan Berita
IHSG dibuka melemah ke zona merah di level 8.092.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah seiring ketegangan yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran pada perdagangan Senin (2/3/2026). Berdasarkan data perdagangan pukul 09.03 WIB, indeks berada di level 8.080 atau turun 155,10 poin (1,88 persen) dibanding penutupan sebelumnya.
Respons Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terhadap peringatan lembaga pemeringkat global menunjukkan upaya stabilisasi cepat, namun masih menyisakan pertanyaan mengenai kredibilitas reformasi struktural jangka panjang.
Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan periode 23??"27 Februari 2026 menunjukkan peningkatan aktivitas transaksi yang signifikan, namun indeks utama pasar justru ditutup melemah pada akhir periode.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 25,93 poin atau 0,31 persen ke level 8.209 pada perdagangan sesi I Jumat (27/2/2026).
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target agresif untuk pertumbuhan pasar modal syariah di tahun 2026. Otoritas bursa membidik penambahan 50 ribu investor syariah aktif baru, melonjak tajam dibandingkan target tahun sebelumnya yang hanya dipatok sebesar 13.500 investor.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 86,97 poin atau 1,05 persen ke level 8.235 pada sesi terakhir perdagangan Kamis (26/2/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 67,05 poin atau 0,81 persen ke level 8.255 pada perdagangan sesi I, Kamis (26/2/2026). Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat dibuka menguat di 8.351,36 dan menyentuh level tertinggi 8.358,96, sebelum berbalik melemah hingga titik terendah 8.236.