Kumpulan Berita

Bei


Hot Issue
Rabu 25 Februari 2026 16:21 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.322

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 41,40 poin atau 0,50 persen ke level 8.322 pada sesi terakhir perdagangan Rabu (25/2/2026).

Market Update
Selasa 24 Februari 2026 12:26 WIB

IHSG Sesi I Melemah ke Level 8.374

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,25 persen ke 8.374 pada sesi I perdagangan Selasa (24/2/2026).

Market Update
Senin 23 Februari 2026 16:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level  8.396

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 124,31 poin atau 1,50 persen ke level 8.396 pada akhir perdagangan Senin (23/2/2026). Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentan level 8.327,57 hingga 8.397,07 sepanjang sesi.

Market Update
Minggu 22 Februari 2026 12:03 WIB
Market Update
Sabtu 21 Februari 2026 14:00 WIB

Deretan Saham yang Rugi Sepekan, dari HILL hingga ROCK

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 18-20 Februari 2026.

Market Update
Sabtu 21 Februari 2026 12:08 WIB

Daftar 10 Saham Top Gainers Pekan Ini, Ada yang Meroket 52 Persen

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham-saham penghuni top gainers pada periode perdagangan 18-20 Februari 2026.

Market Update
Sabtu 21 Februari 2026 11:01 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke 8.271, Transaksi Harian Tembus Rp23,8 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan menguat 0,72 persen ke level 8.271,76.

Market Update
Sabtu 21 Februari 2026 09:20 WIB
Market Update
Jum'at 20 Februari 2026 20:51 WIB

BEI Pastikan Penuhi Seluruh Ekspektasi dari Global Indeks Provider untuk Perbaikan Pasar Modal RI

Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik melaporkan seluruh proposal yang disampaikan kepada penyedia indeks provider global MSCI (Morgan Stanley Capital International) telah disetujui dan masuk dalam tahap final.

Market Update
Jum'at 20 Februari 2026 20:29 WIB

OJK Bakal Tampilkan Identitas Pemegang Saham Jumbo

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan kebijakan baru berupa publikasi daftar pemegang saham dengan konsentrasi kepemilikan besar di perusahaan terbuka. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat transparansi pasar sekaligus memberi sinyal informasi tambahan bagi investor, khususnya investor ritel.