Kumpulan Berita
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, melaporkan proses pembelajaran di tiga provinsi terdampak bencana sebagian besar telah kembali berjalan normal.
Lebih lanjut Safrizal menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang bekerja keras memulihkan kondisi Aceh pascabencana.
Pemulihan ekonomi penyintas dan mitigasi risiko bencana lanjutan menjadi prioritas pada fase transisi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Safrizal mengatakan, sebanyak 71 titik lokasi rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) telah dinyatakan berstatus "Hijau" atau siap bangun berdasarkan data terbaru per 14 April 2026.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memantau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi basah, akibat Siklon Tropis Senyar yang terjadi pada akhir November 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Dari total tersebut, sebanyak 70 unit pada tahap awal ditargetkan rampung secara keseluruhan pada Mei 2026.
Sementara, layanan publik sudah beroperasi normal, dan aparatur negara telah kembali ke pos masing-masing untuk memastikan kebutuhan administratif masyarakat terpenuhi tanpa kendala.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengungkapkan bahwa sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tetap menerima dana transfer ke daerah (TKD), meski tidak terdampak signifikan oleh bencana.