Kumpulan Berita
Suharyanto menyatakan, bencana Sumatera telah menimbulkan dampak cukup besar. BNPB mencatat total korban meninggal dunia mencapai 1.204 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera. Data tersebut berdasarkan laporan hingga Senin (2/2/2026).
Seorang remaja, Haikal (15) hanyut di Sungai Tamiang, Aceh Tamiang, Aceh berhasil diselamatkan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) pada Jumat, 30 Januari 2026.
Gibran memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dan kebutuhan sekolah segera dipenuhi.
Pembuatan sumur bor terus dipercepat agar masyarakat bisa kembali mengakses air bersih usai bencana.
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menyatakan, jumlah pengungsi terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Penurunan jumlah pengungsi tersebut terjadi di tiga provinsi terdampak bencana.
Dalam meninjau pembangunan Huntara dan Huntap bagi korban bencana, Kasum TNI didampingi oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan.
Hunian Sementara (Huntara) Simpang Ulim di Kabupaten Aceh Timur diresmikan. Penyediaan hunian sementara ini merupakan respons atas bencana banjir yang menyebabkan masyarakat kehilangan tempat tinggal dan berada dalam kondisi rentan.