Kumpulan Berita

BI


Hot Issue
6 October 2025

Isu Jual 11 Ton Cadangan Emas, BI Buka Suara

Bank Indonesia (BI) buka suara soal isu menjual 11 ton cadangan emas hingga September 2025. Kabar penjualan 11 ton cadangan emas dibantah BI.

Hot Issue
6 October 2025

BI Disebut Jual Cadangan Emas Batangan 11 Ton

Pengamat menduga BI menjual 11 ton emas batangan hingga September 2025 untuk intervensi pasar internasional dan menjaga stabilitas Rupiah. Informasi ini mencuat berdasarkan data yang diklaim dari IMF, namun belum ada konfirmasi resmi dari BI.

Smart Money
5 October 2025

5 Uang Koin Rupiah yang Ternyata Mengandung Emas

Indonesia memiliki uang Rupiah yang mengandung emas. Uang koin Rupiah yang mengandung emas ini diterbitkan Bank Indonesia (BI)

Hot Issue
22 September 2025

BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,1 Persen pada 2025

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai 5,1 persen. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menekankan pentingnya sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil.

Hot Issue
17 September 2025

Reaksi Gubernur BI soal Purbaya Guyur Rp200 Triliun ke Bank Himbara

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka suara soal kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menempatkan dana Rp200 triliun kepada lima bank.

Hot Issue
17 September 2025

BI Catat Pertumbuhan Kredit Capai 7,56 Persen pada Agustus 2025

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan Agustus 2025 sebesar 7,56% (yoy), naik tipis dari Juli. Gubernur BI mendorong pertumbuhan kredit untuk mendukung ekonomi, meski ada sikap 'wait and see' dan suku bunga tinggi. Undisbursed loan capai Rp2.372,11 triliun.

Hot Issue
14 September 2025

Heboh Desain Uang Rupiah Baru 2025, Ini Faktanya

Masyarakat kembali dihebohkan dengan narasi uang Rupiah baru 2025. Bahkan, banyak beredar gambar desain uang Rupiah dengan desain baru.

Hot Issue
11 September 2025

6 Bank Dapat Dana Rp200 Triliun Besok, Purbaya: Itu Bisa Membalikkan Arah Ekonomi

Pemerintah kucurkan Rp200 triliun ke 6 bank, termasuk Himbara, untuk mengatasi kekeringan likuiditas dan memacu pertumbuhan ekonomi. Langkah ini diharapkan meningkatkan penyaluran kredit dan investasi.