Kumpulan Berita

BI


Hot Issue
27 July 2026

Sosok Pengganti Perry Warjiyo, Jaga Independensi Bank Indonesia dan Stabilitas Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru harus mampu menjaga independensi bank sentral sesuai amanat undang-undang.

Hot Issue
27 July 2026

Siapa Pengganti Perry Warjiyo? DPR Tunggu Usulan Prabowo

Hingga saat ini Komisi XI belum menerima penugasan dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Gubernur BI

Hot Issue
27 July 2026

Siapapun Gubernur BI, Rupiah Masih Sulit Menguat

Pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI) di tengah tekanan ekonomi global dan domestik menjadi tantangan tersendiri

Hot Issue
22 July 2026

BI Rate Tetap 5,75 Persen, Ini Respons Menko Airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai baik keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan atau BI rate di angka 5,75 persen. Keputusan bank sentral ini sejalan atas hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 21-22 Juli 2026.

Hot Issue
22 July 2026

Gubernur BI Ungkap Alasan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen di Tengah Pelemahan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan alasan dibalik kebijakan menahan suku bunga acuan ditengah tren pelemahan rupiah yang belakangan yang sempat menyentuh level all time high Rp18 ribu pada pekan lalu.

Hot Issue
22 July 2026

Gubernur BI Proyeksikan Ekonomi RI 2026 Tumbuh 4,9-5,7 Persen meski Gejolak Global Melonjak

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kembali memanasnya konflik geopolitik dan tekanan di pasar keuangan internasional.

Hot Issue
20 July 2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Diprediksi 84,65 Persen di Kuartal III 2026 

Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru meningkat pada kuartal II 2026.

Hot Issue
17 July 2026

BI Kucurkan Ekspansi Likuiditas Rp837,11 Triliun

Bank Indonesia (BI) melakukan injeksi likuiditas ke dalam sistem keuangan melalui pemanfaatan berbagai instrumen moneter strategis, seperti transaksi repurchase agreement (repo), valuta asing (swap), serta aksi pembelian Surat Berharga Nasional (SBN) di pasar sekunder.