Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of China (PBoC) terus memperkuat komitmen penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT)
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencananya menarik dana mengendap di Bank Indonesia (BI) sebesar Rp200 triliun.
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 tercatat sebesar USD150,7 miliar, turun dibandingkan posisi pada akhir Juli 2025 sebesar USD152,0 miliar.
Keputusan BI dan Kemenkeu menerapkan skema burden sharing guna membiayai program Prabowo Subianto dinilai berisiko.
Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan kredit 8-11% tahun ini dan 9-12% di 2026. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan langkah-langkah terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan kredit, terutama pada sektor berorientasi ekspor, transportasi, jasa, dan pertanian.
Gubernur BI mengklaim berhasil menstabilkan rupiah di Rp16.400 setelah sempat menyentuh Rp16.560. BI menargetkan rupiah terus menguat dan telah menambah likuiditas. Koordinasi dengan Kemenkeu, OJK, dan LPS terus dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing keluar bersih sebesar Rp250 miliar pada 25-28 Agustus 2025. Terdapat dinamika di pasar SRBI, saham, dan SBN. Rupiah stabil di Rp16.340 per dolar AS.
Beredar hoaks uang baru pecahan Rp80.000 dan Rp250.000 edisi HUT RI. Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak pernah menerbitkan uang tersebut. Masyarakat diimbau waspada dan selalu cek informasi resmi BI.