Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menandai peringatan 20 tahun peristiwa tsunami di Pangandaran, Jawa Barat, sebagai refleksi untuk terus membangun ketangguhan masyarakat di wilayah pesisir. Jika tragedi Tsunami Aceh 2004 menjadi titik awal inisiasi pembangunan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS) dari hulu hingga hilir, maka tsunami Pangandaran yang terjadi 2 tahun pasca-tsunami Aceh menjadi tonggak penting percepatan pembangunan InaTEWS hingga akhirnya dapat diresmikan pada 2008.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), pada Kamis (16/7/2026) didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 432 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5% wilayah Indonesia, telah memasuki musim kemarau hingga Dasarian I Juli 2026. Angka tersebut meningkat 11,6% dibandingkan dasarian sebelumnya, seiring semakin dominannya kondisi atmosfer kering di berbagai wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jabodetabek diprakirakan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, Selasa (14/7/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi dua kali gempa bumi di Jembrana, Bali, pada Senin (13/7/2026) malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi tumbuhnya Siklon Tropis Haishen di Samudra Pasifik utara Papua. Siklon yang berasal dari Bibit Siklon Tropis 97W ini kini berada pada kategori 1 dan diprediksi akan terus bergerak ke arah utara, menjauhi wilayah Indonesia.
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/7/2026) pukul 20.46 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Waikabubak, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (12/7/2026) pukul 20.20 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.