Kumpulan Berita
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengalihkan fokus dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke mitigasi bencana hidrometeorologi basah, seiring peralihan musim kemarau ke musim penghujan di penghujung tahun 2025 dan awal 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana banjir melanda tiga daerah di Sumatera Utara (Sumut). Banjir terjadi di Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Batubara akibat hujan dengan intensitas tinggi. Akibat kejadian ini, lebih dari 13 ribu warga terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan hanya 25 ribu atau sekitar 5?ri total hampir 500 ribu fasilitas pendidikan di Indonesia yang berstatus aman bencana. Selain itu, terdapat 42 ribu pondok pesantren (ponpes) yang belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan atensi serius terhadap temuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menyebut dari 42 ribu pondok pesantren (ponpes) di Indonesia, hanya sekitar 50 ponpes yang memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia periode 10??"11 Oktober 2025 (pukul 07.00 WIB).
Polda Jawa Timur telah menaikkan status hukum kasus ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa sebanyak 40 korban robohnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 40 korban robohnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny telah berhasil diidentifikasi. Dengan demikian, masih terdapat 21 jenazah yang belum teridentifikasi.