Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).
Petugas membuka akses yang terputus akibat tanah longsor di sejumlah titik yang menghubungkan antara Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Pesawat berupa helikopter jenis airbus dikerahkan untuk evakuasi dan pesawat jenis caravan guna melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan pemicu cuaca ekstrem di Sumatera Utara (Sumut) pada 25 November 2025 disebabkan siklon tropis.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bencana banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) menelan banyak korban.
Empat kabupaten di Sumatera Utara meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana akibat cuaca ekstrem secara bertubi-tubi pada 24-25 November 2025.
Operasi SAR berakhir setelah 10 hari pencarian korban.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan berbagai peristiwa bencana menerjang sejumlah wilayah Indonesia.