Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia periode 10??"11 Oktober 2025 (pukul 07.00 WIB).
Polda Jawa Timur telah menaikkan status hukum kasus ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tiga daerah di Indonesia mengalami cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang. Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Gowa (Sulawesi Selatan), Kabupaten Lumajang (Jawa Timur), dan Kabupaten Pati (Jawa Tengah).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 40 korban robohnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny telah berhasil diidentifikasi. Dengan demikian, masih terdapat 21 jenazah yang belum teridentifikasi.
Tim Laboratorium Pusdokkes Polri terus melakukan proses identifikasi terhadap korban ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga saat ini, sebanyak 22 korban telah teridentifikasi melalui uji DNA.
Pembersihan puing reruntuhan gedung mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, selesai dilakukan pada Selasa (7/10/2025) dini hari.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Senin (6/10/2025) pukul 22.45 WIB, sebanyak 17 korban meninggal dunia akibat ambruknya mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil teridentifikasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan kendala tim SAR dalam pembersihan puing robohnya gedung mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny.