Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan terkait beredarnya video viral yang menampilkan warga Sibolga diduga melakukan penjarahan di sebuah minimarket untuk mengambil makanan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkap bahwa Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penanganan banjir. Kedua daerah tersebut hingga kini masih terisolasi akibat longsor.
Sebanyak 316 korban meninggal terdiri atas 172 orang jiwa di Sumatera Utara, 90 jiwa di Sumatera Barat, dan 54 jiwa di Aceh.
Penetapan status bencana nasional berdasarkan pertimbangan dari skala korban dan akses menuju lokasi bencana.
Total korban tewas mencapai 303 orang dan 239 lainnya masih dinyatakan hilang.
Jumlah korban meninggal dunia itu bertambah 50 orang dari hari sebelumnya. Selain tewas, jumlah orang yang dicari keberadaannya juga bertambah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 74 orang meninggal dunia di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, akibat bencana cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir dan longsor.