Kumpulan Berita
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menyebutkan gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55 WIB atau 06.55 WITA. Gempa tersebut berdampak pada sejumlah bangunan dan menyebabkan satu orang mengalami luka ringan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia berdasarkan pemutakhiran data pada 2-3 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Pada awal minggu bulan Oktober ini masih didominasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan tiga kejadian baru di Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah, serta satu laporan banjir di Sumatera Utara.
BNPB mengonfrmasi bahwa pembangunan huntara untuk para korban gempa telah berjalan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebutkan banjir dan banjir bandang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kebakaran tempat pemrosesan akhir (TPA) mendominasi bencana pada pekan ini.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luas lahan yang masih terbakar di enam provinsi prioritas mencapai 96,07 hektare per 28 September 2026. Angka tersebut turun 62,29 hektare dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 158,36 hektare.
BNPB menyebut, musim kemarau disertai El Nino menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah di Pulau Jawa surut.
Korban hilang akibat banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, ditemukan meninggal dunia pada Jumat 25 September 2026. Dengan demikian, total korban tewas akibat banjir bandang tersebut menjadi dua orang.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meluruskan pernyataannya tentang roda kehidupan masyarakat berjalan normal di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan dampak kabut asap di Kalimantan, yang disampaikannya dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden RI Prabowo Subianto.