Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia berdasarkan pemutakhiran data pada 2-3 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Pada awal minggu bulan Oktober ini masih didominasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan tiga kejadian baru di Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah, serta satu laporan banjir di Sumatera Utara.
BNPB mengonfrmasi bahwa pembangunan huntara untuk para korban gempa telah berjalan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau secara langsung progres penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana serta memastikan proses pemulihan berjalan sesuai target. Kunjungan diawali di Kabupaten Sikka.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luas lahan yang masih terbakar di enam provinsi prioritas mencapai 96,07 hektare per 28 September 2026. Angka tersebut turun 62,29 hektare dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 158,36 hektare.
BNPB menyebut, musim kemarau disertai El Nino menyebabkan cadangan air tanah di beberapa daerah di Pulau Jawa surut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 62 hektare lahan terbakar di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode 26-27 2026. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Bali, dan Jawa Timur.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meluruskan pernyataannya tentang roda kehidupan masyarakat berjalan normal di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan dampak kabut asap di Kalimantan, yang disampaikannya dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto menegaskan pencarian satu korban yang masih hilang menjadi prioritas dalam penanganan darurat bencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.