Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menemukan jenazah insiden robohnya gedung musala pondok pesantren Al Khoziny.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan proses evakuasi korban runtuhnya bangunan Pesantren Al-Khoziny.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban bencana banjir, dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Sebanyak 57 sampel DNA antemortem milik keluarga korban yang anaknya masih hilang dalam peristiwa ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah dikirim ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).
Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini bertujuan memperluas area evakuasi sekaligus menambah sumber daya untuk identifikasi korban serta pemulihan psikologis masyarakat terdampak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan jumlah korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, masih akan bertambah.
Di Sumatera Utara, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 217 jiwa.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, terus melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.