Kumpulan Berita
Polisi mengungkap fakta baru terkait ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, yang menewaskan 9 orang beberapa waktu lalu. Polisi menyebut ledakan bom mortir tersebut diduga terjadi saat benda itu digergaji lima warga.
Polisi mengungkap pelajar berinisial R (17) yang membawa bom rakitan dan meledakkannya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh teman-temannya.
Mayndra menyebutkan, R belajar merakit bom dari internet dan terinspirasi kasus SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu.
Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana menjelaskan, bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah.
Polisi mengungkap fakta baru terkait sosok MY (34), pelaku yang mengirimkan ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku ternyata merupakan orangtua dari salah satu siswa di sekolah tersebut.
Densus 88 Antiteror Polri memastikan ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme.
Pria berinisial MY (34) ditangkap usai mengirimkan pesan teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ini. Pelaku ditangkap di rumahnya.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Kini, polisi menangkap satu orang pelaku.