Kumpulan Berita
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 11 orang ke Jakarta usai operasi tangkap tangan (OTT), terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Salah satu yang turut diamankan adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq sudah berada di Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Selain Fadia, orang kepercayaan dan ajudan juga digiring ke Jakarta usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Semarang.
Nama Fadia Arafiq kembali menjadi sorotan publik setelah dirinya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di wilayah Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diamankan bersama dua orang lainnya.
Hal itu diketahui dari dua mobil hitam beriringan memasuki kawasan Gedung Merah Putih KPK yang membawa sejumlah pihak yang diamankan, termasuk Fadia.