Kumpulan Berita

Bursa Efek Indonesia.


Market Update
8 May 2026

Apa Kabar Rencana Demutualisasi BEI? Ini Update Terbarunya

Anggota bursa yang juga menjadi pemegang saham saat ini, masih menantikan aturan dari pemerintah terkait rencana demutualisasi BEI.

Market Update
8 May 2026

BEI Tekankan Pentingnya Agenda Reformasi dan Transformasi Pasar Modal RI

BEI mengapresiasi ICSA membantu menyampaikan informasi kepada publik terkait agenda reformasi integritas di pasar modal.

Market Update
5 May 2026

OJK Terima 4 Paket Calon Direksi BEI 2026-2028, Proses Seleksi Dimulai

OJK menerima 28 nama bakal calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan periode 2026??"2030, yang terbagi ke dalam empat paket kepengurusan.

Market Update
27 April 2026

OJK Kantongi Sejumlah Nama Calon Direksi BEI 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang mencalonkan diri sebagai dewan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Market Update
18 April 2026

BEI Kantongi 16 Perusahaan dalam Antrean IPO

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan hingga pertengahan April, otoritas bursa melaporkan belasan perusahaan tengah bersiap melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Market Update
6 April 2026

IHSG Sesi I Turun 0,79 Persen di Level 6.971

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79 persen ke level 6.971 pada sesi penutupan perdagangan pertama, Senin (6/4/2026).

Market Update
2 April 2026

BSA Logistics (WBSA) Bidik Dana hingga Rp306 Miliar Lewat IPO

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75?ri total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga Rp150 hingga Rp170 per saham.

Market Update
29 March 2026

IHSG Berpotensi Melemah pada Perdagangan Pekan Depan

IHSG menutup perdagangan akhir pekan di zona merah setelah melemah 0,94 persen ke level 7.097 pada Jumat (27/3/2026). Pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual yang cukup dominan di pasar saham domestik.