Kumpulan Berita
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar modal. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp1,073 triliun atau melonjak 59,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp673 miliar.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik dan turun dalam beberapa periode, mulai dari mingguan, bulanan, hingga tahunan, tidak hanya terjadi di bursa Indonesia, tetapi juga terjadi di 11 bursa saham dunia, seperti Rusia, Hong Kong/China, Afrika Selatan, India, Maroko, Sri Lanka, Ceko, Islandia, dan Kuwait.
Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat tata kelola, meningkatkan integritas, serta melanjutkan reformasi pasar modal Indonesia agar semakin kompetitif
BEI mengungkapkan, Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum menetapkan status klasifikasi terbaru untuk pasar saham Indonesia
BEI bakal meminta klarifikasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penurunan penilaian pada aspek Information Flow menjadi negatif.
Penyedia indeks global terkemuka, MSCI Inc., menetapkan status pasar modal Indonesia tetap berada dalam kelompok pasar negara berkembang (emerging market).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad melakukan pertemuan dengan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI resmi merilis susunan daftar direksi BEI untuk masa jabatan periode tahun 2026 hingga 2030.Jeffrey Hendrik resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI.