Kumpulan Berita
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait Indeks Harga Saham Gabungan yang merosot dalam hingga menyentuh level terendahnya 8.187 pada perdagangan Rabu (28/1/2026).
Langkah strategis ini merupakan transformasi struktural besar bagi bursa nasional yang bertujuan untuk mengadopsi standar pengelolaan kelas dunia.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui bahwa jumlah perusahaan yang melantai di bursa melalui skema Initial Public Offering (IPO) sepanjang tahun 2025 tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Meski demikian, otoritas bursa mencatat adanya pertumbuhan signifikan dari sisi nilai pendanaan yang berhasil dihimpun oleh para emiten.
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 dengan capaian positif bagi pasar modal nasional. Tepat pada momentum perayaan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 22 persen sejak awal tahun dan ditutup di zona hijau pada Jumat (12/12/2025).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tambahan 476 ribu investor baru hanya dalam satu bulan, sehingga totalnya mencapai 19,67 juta investor.
Ini terdiri dari IPO, surat utang obligasi dan sukuk, rights issue, EBA, hingga produk pendanaan lain.
Masyarakat diminta memahami agar keputusan investasi didasari prinsip legal dan logis.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 17,84 poin atau 0,22 persen ke 8.184 pada sesi terakhir perdagangan hari ini Kamis (30/10/2025).