Kumpulan Berita
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani optimistis pasar saham domestik akan dibuka menguat pada perdagangan Senin (2/2/2026) besok.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Haekal, menegaskan prioritas utama saat ini adalah menjaga stabilitas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator independen serta memastikan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap menjadi pasar yang kredibel, berkualitas, dan dipercaya investor.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan modal investasi di pasar saham sedang dicanangkan.
Sekedar informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara 2 hari berturut-turut pada tanggal 27 dan 28 Januari 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons positif masukan dari lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), terkait evaluasi saham-saham yang diperdagangkan di Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai presentasi porsi kepemilikan saham masyarakat atau free float menjadi 15 persen akan menekan aksi saham-saham gorengan yang sebelumnya menjadi Perhatian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontier market berisiko memicu arus keluar dana asing (capital outflow) sebesar USD25 miliar-USD50 miliar.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons langkah strategis terkait pengumuman indeks global MSCI Inc.