Kumpulan Berita
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang agenda pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International), yang diagendakan Senin (2/2/2026).
Perusahaan asing berpeluang menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi rampung.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sekaligus Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik memaparkan langkah-langkah konkret bursa dalam melakukan pendalaman pasar (market deepening) guna menarik minat investor global. Fokus utama BEI saat ini adalah meningkatkan transparansi data kepemilikan saham agar setara dengan standar bursa-bursa maju di dunia.
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani optimistis pasar saham domestik akan dibuka menguat pada perdagangan Senin (2/2/2026) besok.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Haekal, menegaskan prioritas utama saat ini adalah menjaga stabilitas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator independen serta memastikan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap menjadi pasar yang kredibel, berkualitas, dan dipercaya investor.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan modal investasi di pasar saham sedang dicanangkan.
Sekedar informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara 2 hari berturut-turut pada tanggal 27 dan 28 Januari 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons positif masukan dari lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), terkait evaluasi saham-saham yang diperdagangkan di Indonesia.