Kumpulan Berita
Ratusan juta warga Eropa mengalami suhu di atas 30°C selama berhari-hari sejak 21 Juni.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96W di wilayah pemantauan sebelah utara Papua. Meski peluang berkembang menjadi siklon tropis masih rendah, sistem cuaca tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca hujan yang diperkirakan terjadi dalam empat hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia. Cuaca umumnya akan didominasi hujan ringan hingga hujan lebat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25-28 Mei 2026.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino mulai terjadi pada pertengahan 2026. BMKG pun mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 24-27 Mei 2026. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai hingga 4 meter di beberapa wilayah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan peringatan dini badai monsun di Teluk Benggala dikeluarkan sejumlah negara, yakni Thailand, India, Myanmar, hingga Malaysia. Isu terkait fenomena badai monsun di Teluk Benggala telah berkembang sejak 15 Mei 2026.
BMKG mengungkapkan Indonesia bersama empat negara lain, yakni Thailand, India, Myanmar, dan Malaysia, tengah memantau badai Monsun di Teluk Benggala. Lalu, bagaimana dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia?