Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai perkembangan musim di Indonesia. Hingga pertengahan Juli 2026, tercatat sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 72,8 persen wilayah Indonesia memasuki musim kemarau.
Siklon Tropis NOUL memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20??"23 Juli 2026. Saat ini, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 7??"25 knot.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian/lembaga serta pemerintah daerah melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah wilayah prioritas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan munculnya Siklon Tropis Maysak di wilayah Laut China Selatan. BMKG pun mengingatkan potensi dampak tidak langsung berupa gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 3??"6 Juli 2026. Hal ini dipengaruhi Bibit Siklon Tropis 96W di 17.9°LU 111.7°BT (Laut Cina Selatan) yang dapat memengaruhi kecepatan angin di sekitarnya.
Ratusan juta warga Eropa mengalami suhu di atas 30°C selama berhari-hari sejak 21 Juni.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96W di wilayah pemantauan sebelah utara Papua. Meski peluang berkembang menjadi siklon tropis masih rendah, sistem cuaca tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.