Kumpulan Berita
Lebih dari 1.200 unit pompa hingga pengerukan masif menjadi strategi utama untuk menekan risiko genangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Cuaca buruk diprediksi terjadi pada periode 25 hingga 29 Maret 2026.
Banjir yang merendam Kampung Jati, Jakarta Timur sejak kemarin malam, Sabtu 21 Maret 2026 membuat sejumlah warga terjebak dan gagal berkumpul dengan keluarga saat momen Lebaran Idul Fitri 1447 H.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 46 RT di wilayah Jakarta Timur tergenang setelah hujan deras yang terjadi sejak Sabtu 21 Maret 2026 kemarin.
Potensi cuaca ekstrem tersebut berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat.
Fenomena ini kemungkinan berlangsung dari April hingga Oktober 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode 10-11 Maret 2026. Selama periode tersebut, cuaca ekstrem pemicu bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Banjir yang sempat merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta kemarin kini berangsur surut. BPBD DKI Jakarta mencatat kini tersisa 16 RT dan 2 ruas jalan yang masih terdampak genangan.