Kumpulan Berita

Cukai Rokok.


Hot Issue
20 January 2026

Purbaya Kejar Aturan Layer Cukai Rokok Baru Secepatnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukukan perubahan struktur tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Pemerintah kini tengah mematangkan skema penambahan lapisan (layer) baru cukai rokok yang bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mengendalikan konsumsi produk tembakau.

Hot Issue
7 January 2026

Tulang Punggung Ekonomi, Industri Rokok Desak Konsistensi Kebijakan di 2026

Para pengusaha industri hasil tembakau meminta pemerintah pusat memberikan pembinaan dan dukungan kepada industri hasil tembakau (IHT)

Hot Issue
23 November 2025

Kemenkeu Tegaskan Tak Ada Cukai Rokok Ilegal

Kemenkeu menegaskan rokok ilegal tidak akan diberikan perlakuan khusus berupa cukai.

Hot Issue
3 October 2025

Rangkul Pelaku Industri Rokok Ilegal, Purbaya: Dosanya Diampuni

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan komitmennya untuk membenahi industri rokok ilegal di Indonesia.

Market Update
2 October 2025

Purbaya Pilih Kembangkan Kawasan Industri Tembakau Daripada Musnahkan Rokok Ilegal

Menkeu Purbaya memilih mengembangkan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) sebagai solusi rokok ilegal daripada pemusnahan. Langkah ini bertujuan membina pengusaha kecil dan menciptakan persaingan yang adil di industri tembakau.

Hot Issue
29 September 2025

4 Fakta Cukai Rokok 2026 Tak Naik, Purbaya Fokus Berantas Rokok Ilegal

Purbaya menegaskan fokus utama kebijakan ke depan adalah menumpas peredaran rokok ilegal

Hot Issue
26 September 2025

Purbaya Ungkap Alasan Cukai Rokok Tak Naik di 2026

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa tarif cukai rokok tidak akan mengalami kenaikan di 2026. Hal ini disampaikannya saat kunjungan ke iNews Tower, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Hot Issue
26 September 2025

Breaking News! Tarif Cukai Rokok Tidak Naik di 2026

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tarif cukai rokok tidak akan naik pada 2026. Keputusan itu disampaikan usai menggelar pertemuan dengan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) secara daring pada Jumat (26/9/2025), yang dihadiri produsen besar seperti Djarum, Gudang Garam, dan Wismilak.