Kumpulan Berita
Danantara mengungkapkan, sebanyak 33 bank telah menyatakan komitmen untuk memberikan fasilitas kredit senilai USD10 miliar atau setara Rp177,9 triliun.
Danantara mengatakan, pelaporan kinerja keuangan yang dikonsolidasikan dari seluruh perusahaan BUMN baru akan dirilis pada akhir kuartal III-2026.
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah resmi terbentuk menjadi BUMN khusus ekspor. Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan PT DSI sebagai bagian dari BUMN pada Senin (25/5/2026) pagi tadi.
Danantara Indonesia menyatakan peran strategis PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang dibentuk untuk memperkuat sistem perdagangan ekspor-impor nasional sekaligus mendukung pengelolaan devisa negara.
Pembentukan badan agregator ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai sebagai lompatan strategis yang sangat relevan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah ini diproyeksikan mampu menyumbat celah kebocoran nilai ekspor, mengoptimalkan tata kelola Devisa Hasil Ekspor (DHE), sekaligus mempertebal otot Rupiah dari guncangan ketidakpastian global.
Untuk sementara, ada tiga komoditas yang akan dibeli oleh PT DSI, yakni batu bara, CPO, dan ferroalloy.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir mengakui saat ini telah mulai melakukan investasi atau membeli saham beberapa emiten melalui manajer-manajer investasi yang dipilih.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir akan mendorong operator proyek waste to energy (WtE), PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), melantai di bursa efek Indonesia dalam beberapa waktu kedepan.