Kumpulan Berita
Dari proses tersebut, terdapat 20 nama yang dinyatakan lolos, termasuk melalui penilaian makalah.
CEO BPI (Badan Pengelola Investasi) Danantara Rosan Roeslani buka suara pasca Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak penggunaan APBN untuk penyelesaian utang Kereta Cepat Whoosh.
Danantara Indonesia menyiapkan beberapa skema pembentukan holding maskapai yang melibatkan Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.
Danantara Indonesia mengungkapkan strategi penguatan terhadap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai bagian dari konsolidasi jangka menengah guna memastikan maskapai pelat merah tersebut siap memasuki fase optimalisasi kinerja tahun ini.
Danantara Indonesia tetap memprioritaskan warga negara Indonesia untuk memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Rosan menekankan bahwa Moody's merupakan lembaga pemeringkat global yang independen dalam memberikan outlook dan rating.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan rasionalisasi terhadap BUMN dengan memangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi 200.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, menegaskan adanya kepemilikan saham negara di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTAM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meski dua korporasi pertambangan tersebut kembali menyandang status Persero.