Kumpulan Berita

Danantara Indonesia


Hot Issue
4 March 2026

2 Bos Danantara Bersaing di 20 Besar Calon Dewan Komisioner OJK

Dari proses tersebut, terdapat 20 nama yang dinyatakan lolos, termasuk melalui penilaian makalah.

Hot Issue
16 October 2025

CEO Danantara Buka Suara Utang Whoosh Skema APBN Ditolak Purbaya

CEO BPI (Badan Pengelola Investasi) Danantara Rosan Roeslani buka suara pasca Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak penggunaan APBN untuk penyelesaian utang Kereta Cepat Whoosh.

Hot Issue
Jum'at 27 Februari 2026 19:31 WIB

Gabungkan Garuda, Citilink dan Pelita Air, Danantara Fokus Perbaiki Kinerja hingga Jam Kerja Kru

Danantara Indonesia menyiapkan beberapa skema pembentukan holding maskapai yang melibatkan Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.

Hot Issue
Jum'at 27 Februari 2026 07:20 WIB

Danantara Ungkap Strategi Penguatan Garuda Indonesia, Fase Optimalisasi 2026

Danantara Indonesia mengungkapkan strategi penguatan terhadap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai bagian dari konsolidasi jangka menengah guna memastikan maskapai pelat merah tersebut siap memasuki fase optimalisasi kinerja tahun ini.

Hot Issue
16 October 2025

Prabowo Izinkan WNA Pimpin BUMN, Ini Penjelasan Danantara

Danantara Indonesia tetap memprioritaskan warga negara Indonesia untuk memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Hot Issue
Kamis 26 Februari 2026 19:27 WIB

Bos Danantara Temui Moody’s di New York, Ini yang Dibahas

Rosan menekankan bahwa Moody's merupakan lembaga pemeringkat global yang independen dalam memberikan outlook dan rating.

Hot Issue
16 October 2025

Prabowo Pangkas Jumlah BUMN 1.000 Jadi 200, Warga Asing Bisa Jadi Bos

Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan rasionalisasi terhadap BUMN dengan memangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi 200.

Hot Issue
Rabu 18 Februari 2026 20:16 WIB

Danantara Tegaskan Antam dan Bukit Asam Tetap Masuk Holding BUMN 

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, menegaskan adanya kepemilikan saham negara di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTAM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meski dua korporasi pertambangan tersebut kembali menyandang status Persero.