Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap pemberian tantiem di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilainya tidak masuk akal.
Presiden Prabowo Subianto membentuk Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (SWF) untuk mempercepat investasi, hilirisasi, dan menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kemandirian ekonomi dan menekan angka pengangguran yang kini terendah sejak 1998.
Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Angelo De Sousa Mota telah mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan proses administrasi yang panjang dan bertele-tele.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) merespons mundurnya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri
PT Pertamina (Persero) memperkuat ketahanan energi serta mendorong tumbuhnya ekonomi nasional, sesuai target Asta Cita Pemerintah Indonesia.
Danantara melakukan perubahan terhadap skema kompensasi tantiem, insentif, dan penghasilan direksi serta dewan komisaris BUMN
BPI Danantara bakal segera mengambil langkah restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.